Kaum Samin dan air kelapa buat Jokowi

Kehadiran pabrik semen di Rembang telah memecah sikap Sedulur Sikep. Bagaimana ajaran Samin tentang alam dan lingkungan? Kami langsun...



Kehadiran pabrik semen di Rembang telah memecah sikap Sedulur Sikep. Bagaimana ajaran Samin tentang alam dan lingkungan? Kami langsung mendatangi komunitas ini.
Jalan menuju Pendapa Samin itu masih basah. Hujan baru saja mengguyur Dukuh Karangpace, Desa Klopoduwur, Kecamatan Banjarejo, Kabupaten Blora, Ahad (26/3/2017). Wilayah ini terletak kurang lebih 7 kilometer dari Kota Blora.

Sebuah papan penunjuk ke arah Pendapa Samin, menjadi penanda menuju ke Kampung Samin di Dukuh Karangpace itu. Kampung Samin itu berada di balik hutan jati.

Karena usai hujan jalan saat itu cukup licin. Jalan inilah yang dulu pernah dilewati Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara beserta rombongan saat berkunjung ke Kampung Samin pada Maret 2015 lalu. Inilah satu-satunya jalan menuju kampung itu.

Lasio (61), sesepuh di Kampung Samin Dukuh Karangpace, masih mengingat betul kunjungan Presiden Jokowi di kampungnya. ''Kula piyambak sing nyuguhi degan Bapak Jokowi (saya yang memberikan suguhan kepada Bapak Jokowi),'' ujarnya saat ditemui di kediamannya yang berada tepat di samping Pendapa Samin.

Kata Lasio, air degan (air kelapa muda), bagi penganut Samin, memiliki makna tersendiri. ''Degan niku murni saking alam, tanpo campur tangane menungso (air degan merupakan air alami buatan alam, tanpa proses pengolahan atau campur tangan manusia),'' kata Lasio.

Jokowi bukanlah tokoh satu-satunya yang pernah berkunjung di Kampung Samin. Soekarno, kata dia, sebelum menjadi presiden juga pernah datang ke daerah itu untuk menemui eyang buyutnya, Suro Engkrek atau yang lebih dikenal dengan Mbah Engkrek.

Lasio bercerita, Soekarno sowan Mbah Engkrek hingga Selapan (36 hari dalam hitungan Jawa). Tujuan kunjungannya itu tak lain untuk meminta kaweruh (nasehat). Sampai akhirnya pada 14-17 Suro (penanggalan Jawa), Soekarno pun diberikan wejangan.

''Pak Soekarno diwejang Mbah Engkrek 4 mbengi, yoiku 14-17 Suro. Tanggal 17 iki ono artine. Yaitu kanggo pitunjuk, pitutur, lan pitulung. (Soerkarno diberi wejangan selama empat malam, yaitu 14 - 17 Suro. Ini mengandung arti, agar dapat petunjuk, nasehat (pitutur), dan pertolongan,'' ujarnya.


Samin dan kehadiran pabrik Semen
Bagi komunitas Samin, Mbah Engkrek sebagai tokoh Samin yang sangat dihormati. Keturunannya menjadi tokoh Sedulur Sikep di kampung ini hingga sekarang. Namun Samin Surosentiko sebagai peletak dasar ajaran Samin, takkan ada yang menolak.
Samin memiliki ajaran kebajikan yang masih dipegang keturunannya hingga saat ini. Ia tidak saja mengajarkan tentang persamaan dan pentingnya penghargaan kepada sesama, tapi mengajarkan bagaimana memperlakukan bumi (lingkungan) dengan baik.
Menurut Lasio, Samin berarti sami-sama (sama-sama). Maknanya, mereka menganggap semua umat manusia bersaudara, entah yang berperilaku baik maupun buruk. Yang penting, mereka harus rukun dan tidak mengecewakan.
Ia memaparkan lima wewaler (aturan) yang mesti diugemi (ditaati) oleh Samin. Yakni Tresno pepdhane urip; Ora nerak wewalerane negara; Ora nerak sing dudu sak mestine; Ora cidro ing janji; dan Ora sepata nyepatani.
Selain itu, Lasio juga menyampaikan lima sesanti (nasehat) yang sangat penting menjadi teladan hidup manusia. Yaitu seduluran (bersaudara), ora seneng memungsuhan (tidak bermusuhan), ora seneng rewang kang dudu sak mestine (tidak suka membantu yang tidak semestinya), aja ngrenah liyan (tidak memfitnah), dan eling sing kuwoso (selalu ingat kepada Yang Maha Kuasa).
Wewaler dan sesanti ini bisa dilihat dan dibaca oleh mereka yang berkunjung di Pendapa Samin Desa Klopoduwur, juga di rumah Lasio yang berdiri dengan sangat sederhana di samping pendapa itu.
Di Kabupaten Blora, penganut ajaran Samin tersebar di berbagai desa. Menurut penuturan Gatot Pranoto, Ketua Yayasan Mahameru Kabupaten Blora, selain di Desa Klopoduwur, penganut Samin antara lain berada di Desa Kalen dan Dukuh Tanduran Desa Kemantren (Kecamatan Kedungtuban), Desa Sumber (Kecamatan Kradenan), Desa Pilang (Kecamatan Kunduran), Dukuh Blimbing Desa Sambongrejo (Kecamatan Sambong), dan di Desa Jurangjero (Kecamatan Bogorejo).
Budi Santoso, tokoh Samin asal Desa Larikrejo, Kecamatan Undaan, Kabupaten Kudus mengatakan, ada dua hal yang mengarahkan seseorang kepada kebenaran atau kesalahan. Pertama ucapan, dan kedua perilaku. "Siapa saja, apapun agamanya, jika kelakuan dan ucapannya tidak benar, ya salah," katanya.
Sesepuh Samin Dukuh Blimbing, Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Blora, Pramugi Prawiro Wijoyo dalam ''Samin Bab Lakon Sikep'' menjelaskan, bahwa ada lima tujuan seseorang hidup di dunia. Lima tujuan itu adalah demen (bahagia), becik, rukun suka berbuat baik), seger dan waras (sehat).
Selain lima tujuan itu, penganut Samin juga memiliki lima pantangan (larangan), yaitu bahwa seseorang hendaknya jangan sampai memiliki sifat jrengki, srei, panasten, dahpen,kemeren dan nyiyo-nyiyo marang sepada. (Jangan suka memfitnah, serakah, mudah tersinggung, mendakwa tanpa bukti, iri hati, dan tidak menista terhadap sesama).
Ada lagi ajaran kehidupan yang sangat lekat dengan penganut Samin: penghargaan dan penghormatannya terhadap alam. Ini terlihat dengan masih adanya acara brokohan (selametan). Mereka akan melakukan selamatan ketika hendak melakukan penanaman dan memanen, dan ketika hendak mencangkul. Selamatan bagi mereka adalah meminta izin kepada pemilik alam.
''Bumi iku sing maringi panguripan, sing nukulke wulu pawetuning bumi, kanggo panguripane anak Adam. (Bumi itu yang memberi penghidupan, yang memberi penghidupan. Tumbuhan hidup dan tumbuh di bumi untuk mencukupi kebutuhan hidup manusia dan anak keturunannya),'' demikian pemahaman yang disampaikan Budi Santoso.
Lasio memberi contoh misalnya saat orang Samin hendak memotong pohon pisang. Mereka pasti akan meminta izin dengan kalimat: Ibu Bumi, pisang ini mau saya manfaatkan. ''Orang Samin kalau mau memotong tumbuhan tidak asal potong,'' ujarnya.
Ketika ada penjarahan besar-besar pohon jati yang pernah melanda kawasan itu, para penganut ajaran Samin tidak turut menjarah. Karena bagi mereka itu perilaku salah.
"Kayu (pohon) jati iku artine sejatine urip, patokane tiyang Jawa. Nek jatine sing rusak akeh, menungsone sing rusak yo akeh''. (Bagi orang Jawa, pohon jati itu bermakna sejatinya hidup. Jika pohon jati rusak, maka akan banyak manusia yang rusak)."
Menurut pemerhati budaya dari Yayasan Mahameru Blora, Gatot Pranoto, bicara Samin tidak sekadar bicara ajaran kebajikan. Melainkan juga ideologisasi dan nasionalisme.
''Pada masa kolonial, Samin Surosentiko sudah memiliki pemikiran yang sangat jauh ke depan. Nilai-nilai nasionalisme yang dibangun, yaitu dengan tidak mau memberi kontribusi kepada pemerintah kolonial, antara lain ditunjukkan dengan tidak mau membayar pajak,'' tuturnya.
Tidak mau berkontribusi terhadap Belanda ini, menjadi salah satu strategi perlawanan yang dilakukan Samin dan pengikutnya, yakni melawan tanpa kekerasan.
Menurut Gatot, Samin Surosentiko memiliki pengaruh yang sangat kuat. Pengikutnya juga sudah cukup banyak. Mukodi dan Afid Burhanuddin (2015), mengutip Suripan Sadi Hutomo, pada 1903, berdasarkan laporan Residen Rembang, pengikut Samin mencapai 772 orang yang tersebar di 34 desa di Blora bagian selatan dan di sebagian daerah Bojonegoro (Jawa Timur).
Kuatnya pengaruh Samin itu, jelas mengkhawatirkan pemerintah kolonial. Samin ditangkap dan dibawa ke Rembang untuk diinterogasi. Setelah itu, ia dibuang ke Digul bersama beberapa pengikutnya, dan akhirnya dibuang ke Sawahlunto, Sumatera Barat hingga akhir hayatnya.
Meskipun pengikut ajaran Samin semakin sedikit, namun para penganut ajaran ini tetap menjagai dan meneruskan ajaran kebajikan ini kepada keluarga dan anak cucu mereka dari generasi ke generasi, baik melalui ruang terbatas di tengah keluarga maupun melalui forum yang bisa dihadiri oleh masyarakat luas.
Di Desa Klopoduwur, misalnya. Di Pendapa Samin selalu digelar pertemuan rutin untuk bertukar kaweruh (pengetahuan) tentang ajaran Samin. ''Orang mana saja kalau mau tahu tentang Samin, silakan datang kemari," kata Lasio.
Menurut Budi, proses belajar dan memberikan pemahaman mengenai ajaran Samin, dilakukan setiap malam Minggu Kliwon. ''Biasanya yang datang sekitar 30 - 35 orang yang berasal dari Desa Kaliyoso dan Desa Larikrejo,'' ujarnya.
Bagaimana orang Samin menyikapi rencana pembangunan semen Kendeng? Pramugi Prawiro Wijoyo, tokoh Samin Dukuh Blimbing, menjelaskan, pengikut Samin memang ada yang tinggal di sepanjang Pegunungan Kendeng, khususnya di Kabupaten Pati dan Blora.
Di Kabupaten Pati, masyarakat Samin antara lain tinggal di Kecamatan Sukolilo dan Kecamatan Kayen. Sedangkan di Kabupaten Blora, mereka berada di Desa Nglengkir, Desa Jurangjero, Desa Sendangrejo dan Desa Gandu, yang semuanya berada di wilayah Kecamatan Bogorejo.
Pramugi menilai, ikutnya sekelompok pengikut Samin dalam gerakan aksi menolak Semen Indonesia di Kabupatenn Rembang, dengan ajaran Ki Samin Surosentiko tak punya relevansi.
''Niku mboten wonten kaitane kalih ajaran Samin. Sak liyane menungso sing kemerlip ing dunyo, iku gadangane anak Adam. Nek anak Adam arep nggunaake terus ora oleh kabeh, iku dasare opo?''
(Itu tidak ada kaitannya dengan ajaran Samin. Selain manusia yang ada di dunia, itu memang diperuntukkan atau agar dimanfaatkan manusia/ keturuan Adam. Kalau anak turun Adam menghendaki untuk memanfaatkan lalu semua dilarang, itu dasarnya apa?)," kata Pramugi.
Berbeda dengan Pramugi, tokoh Sedulur Sikep dari Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Gunretno, menyebut, mereka yang menolak kehadiran pabrik semen itu bukan anti pembangunan. "Sing bener didukung, nek ora yo ditolak.' (Yang benar didukung tapi yang salah ya ditolak)."
Penolakan itu, kata Gunretno, didasari pada alasan karena di sekitar pegunungan Kendeng banyak rumah. Lahan-lahan di sekitar itu sudah lama menjadi lahan penghidupan mereka.
''Masyarakat soko awal wis nyatakke pingin tani. Jawa Tengah ugo dikanggokno lumbung pangan Nusantara, ora mung kanggo sedulur ning Jawa Tengah. Masyarakat sejak awal sudah menegaskan ingin bertani. Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bahkan sudah menjadikannya simbol lumbung pangan Nusantara," katanya.
Selain itu, kata dia, Jawa sudah terlalu banyak berdiri pabrik semen. ''Di Jawa jumlah karsrtnya paling sedikit, tetapi perusahaan senang di Jawa, karena bisa untung besar lantaran ongkos produksinya lebih murah.''
Ia menghormati sikap Sedulur Sikep yang pro pembangunan pabrik semen. Yang jelas, kata dia, di Pegunungan Kendeng ini kelestarian lingkungan perlu dijaga. Seperti ajaran lain kaum Samin bahwa seseorang itu tidak boleh colong, jumput, bedok, pethil, nemu wae ora kena, lan kudu weruh the-e dewe. (Jangan mencuri, menuduh, mengambil barang yang masih menyatu dengan alam dan sumber kehidupan, dan tidak memanfaatkan milik orang lain.
"Ajaran Mbah Samin ketemu di sini,'' kata Gunretno.


Nama

aktual,944,artis,5,astronomi,1,berita,978,bola,1,edukasi,5,fakta unik,59,herbal,1,humor,10,ibroh,1,informasi,20,inspiratif,41,internasional,35,islami,9,kecantikan,5,kesehatan,30,kisah nyata,5,kontroversi,149,kriminal,9,masakan,8,militer,5,Nasional,4,opini,58,politik,131,resep,8,seba-serbi,14,sejarah,48,selebriti,2,seni,1,Tausiah,5,teknologi,3,tips,32,wanita,8,
ltr
item
NKRI ONLINE: Kaum Samin dan air kelapa buat Jokowi
Kaum Samin dan air kelapa buat Jokowi
https://4.bp.blogspot.com/-JytYc4vSbXs/WOeJbyDAK_I/AAAAAAAAFvM/xu_cu_hniRMKUSLmNNIQybjj69C4YqThwCLcB/s640/news_13_1479683333.jpg
https://4.bp.blogspot.com/-JytYc4vSbXs/WOeJbyDAK_I/AAAAAAAAFvM/xu_cu_hniRMKUSLmNNIQybjj69C4YqThwCLcB/s72-c/news_13_1479683333.jpg
NKRI ONLINE
http://www.nkrionline.com/2017/04/kaum-samin-dan-air-kelapa-buat-jokowi.html
http://www.nkrionline.com/
http://www.nkrionline.com/
http://www.nkrionline.com/2017/04/kaum-samin-dan-air-kelapa-buat-jokowi.html
true
8704552831577260830
UTF-8
Loaded All Posts Not found any posts LIHAT SEMUA Readmore Reply Cancel reply Delete By Home PAGES POSTS View All RECOMMENDED FOR YOU LABEL ARCHIVE SEARCH ALL POSTS Not found any post match with your request Back Home Sunday Monday Tuesday Wednesday Thursday Friday Saturday Sun Mon Tue Wed Thu Fri Sat January February March April May June July August September October November December Jan Feb Mar Apr May Jun Jul Aug Sep Oct Nov Dec just now 1 minute ago $$1$$ minutes ago 1 hour ago $$1$$ hours ago Yesterday $$1$$ days ago $$1$$ weeks ago more than 5 weeks ago Followers Follow THIS CONTENT IS PREMIUM Please share to unlock Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy